Perjalanan Eksotis ke Pulau Dewata Bali
Perjalanan
Eksotis ke Pulau Dewata Bali
Semarang - Mentari pagi
menyambut mahasiswa pada saat pembukaan selagikus pelepasan KKL jurusan PJKR
dan PGPJSD 2015 didepan lab Soegijono yang di hadiri ketua jurusan beserta dosen-dosen
pendamping kami. Nantiya perjalanan kami
kurang lebih memakan waktu 5 hari dengan asumsi 2 hari perjalan ke bali, 3 hari
di bali dan 1 hari perjalan pulang
Di sepanjang perjalanan mahasiswa menikmati alunan musik dangdut
dengan suara yang indah serta pemandangan yang hanya bisa dinikmati melalui
kaca jendela bus. Hari pertama kami langsung menuju tempat wisata tree top. Tree
top di Bali adalah Tree Top yang terbesar di Indonesia yang
mempunyai 9 lintasan, di tempat wahana tersebut terdapat banyak wahana yang
tentunya menguji adrenaline bagisetiap mahasisiwa akan tetapi disana juga
terdapat wahana yang diperuntukan untuk orang yang begitu takut dengan
ketinggian karena wahana disana terdapat bebrbagai level ada level kuning (bagi
pemula), merah (tingkat sedang) dan hitam/biru (sulit)
Tree Top terletak di
Kebun Raya Eka Karya yang terletak diatas permukaan air laut menyuguhkan
kesegaran udara yang alami serta menyuguhkan pemandangan yang indah untuk
dipandang. Tree Top adalah suatu wahana outbond yang memanfaatkan
alam serta pohon yang dijadikan sarana dan penunjang untuk dijadikan sebagai flyng
fox serta bebrapa permaianan.
Di Tree Top sendiri adalah suatu wahana yang benar-benar menuntuk skill
individu karena ketika seseorang sudah berada diatas seorang instruktur hanya
akan mengarahkan dari bawah tidak ikut serta membantu untuk menyelesaikan
permainnya oleh karena itu ketika seseorang salah sedikit saja akan berakibat
fatal akan tetapi dari pihak Tree Top sudah memberkan petunjuk di setiap
jalur wahana agar seseorang yang melakukan dapat mengetahui jalur mana saja
yang harus dia ambil dan jalur mana saja yang harus mereka tidak ambil
“Saya baru pertama kesini pada awalnya saya takut ketika akan
mencoba salah satu wahana akan tetapi saya memberanikan diri untuk mencobanya
ternyata sangat seru dan sangat menyenangkan, permainan yang ditawarkan juga
banyak serta membuat detakan jantung meningkat intinya permainannya sangat
menyenangkan dan bikin ketagihan” ujar Wilis
mahasiswa PGPJSD UNNES 2015 (7/5/2018)
Sebelum mahasiswa melakukan bernagai macam wahana yang tentunya
menantang adrenalin semua mahasiswa mendapat arahan dan bagaimana cara
menggunakkan semua peraltan yang sudah terpasang di seluruh tubuh, karena pada
dasarnya permainan yang terdapat di Tree Top yang terletak di Kebun Raya
Eka Karya berbahaya ketika seseorang tidak mendengarkan arahan yang sudah di
berikan oleh instruktur
Walaupun sudah mendapat arahan dari instruktur masih saya mahasiswa
yang terluka ditangannya karena salah pada saat memegang tali pada saat
melakukan atau mencoba wahana. Wahan yang di senangi para mahasiswa terutama
laki-laki adalah wahana tingkkat 9 atau level biru karena di level ini
disediakan ayunan yang seakan-akan membuat tubuh terasa jatuh dari ketinggian
dan ingin rasanya berteriak kencang
“pada wahana ini awalnya saya tidak takut karena pada awalnya saya
pede setelah mencapai ayunan tubuhku terasa mati rasa dan ingin beranjak
meninggalkan wahana ini tetapi saya tidak bisa balik arah alhasilsaya mencoba
dan teriak lencang” ujar wilis
Benar yang dikatan wilis banyak mahasisiwa yang berteriak bahkan
sampai ketakutan ketika mencoba wahana ini karena level yang sulit serta
ketinggian mencapai 10 meter. Dengan jumlah lintasan yang hanya 9 dan orang
yang melakukan banyak masih terdapat kendala menunggu orang yang didepannya
selsai baru yang lain menyusul sehinga membuat mahasiswa menumpuk diatas pohon
untuk mengantri giliran mereka akan tetapi tidak sedikut mahasiswa mau
mengantri dan tidak megurangi antusias mahaswa untuk mencoba seluruh wahana
tersebut
“Saya sudah mencoba semua wahana walaupun saya mengantri saya rela
menunggu karenaini pertama kali saya disini dan saya tidak akan menyianyiakan
kesempatan mencoba seluruh wahana ini” ujar Galih P mahasiswa PGPJSD UNNES 2015
(7/8/2018)
Walaupun begitu masih banyak mahasiswa yang ketakukan dan memilih
wahana yang tidak terlalu sulit, disana mahasiswa diberi alokasi waktu 1 jam
“Dengan alokasi 1 jam bagi saya kurang karena masih banyak wahana
yang belum saya coba” ujar Tyas mahasiswa PGPJSD UNNES 2015 (7/8/2018)
dikarenakan jumlah mahasiswa yang sangat banyak terdapat 200
mahasiswa ditambah dosen pendamping sehingga dibagi 2 shif ada yang melakukan
duluan dan ada yang menunggu serambi melakukan outbond permainan.
Hari kedua mahasiswa KKL UNNES langsung menuju ke salah satu pantai
yang terkenal di Bali yaitu pantai Pandawa disana mahasiswa disuguhkan
pemandangan yang indah dengan laut yang biru serta deraian ombak yang begitu
tenang.
“Senang sih akan tetapi kan disana terdapat berbagai rombel dan
masih menglompok dengan rombel masing-masing sehingga masih kurang nyaman dan
klop” ujar Tyas
Tyas mengaku dipantai pandawa masih kurang begitu terkesan sehingga
tidak membuat KKL PJKR dan PGPJSD UNNES 2015 kurang begitu klop akan tetapi
berbeda dengan wilis
“Dipantai Pandawa bagi saya sangat menyanangkan dan berkesan bagi
saya karena saya disuguhkan dengan pemandangan yang indah akan tetapi etimasi
waktunya kurang banyak itu terjadi pada saat saya sedang foto-foto dengan
teman-teman tau-tau waktunya sudah habis jadi sedih” ujar wilis
“menurut saya menyenangkan dan asik akan tetapi alokasi waktunya
kurang disana saya juga menyewa prau kano dengan biaya 150 ribu ya intinya puas
tapi waktunya kurang” ujar Glih P
Dengan alokasi yang begitu singkat mahaiswa masih mengeluhkan etimasi
waktu yang sudah ditentukan oleh panitia
“ya menurut saya alokasi waktu segitu sudah cukuplah untuk
bersenang-senang mengingat masih banyak tempat yang akan kami kunjungi dan
waktu berlibur yang hanya 5 hari, kalou etimasi waktunya ditambah nanti tempat-tempat
yang sudah dilist oleh panitia gagal dikunjungi” ujar Ischaq selaku panitia KKL
UNNES 2015
Dipantai Pandawa juga terdapat wahana yaitu penyawaan kano dengan
biaya yang relatif terjangkau nbagi wisatawan sehingga wisatawan dapat
menikmati laut serta deraian ombak yang terdapat di pantai Pandawa, dengan
hadirnya penyewaan perahu kano perekonomian di sekitar pantai Pandawa dapat
terangkat dan dapat mensejahterakan masyarakat sekitar terutama masyarakat
sekitar Pantai Pandawa.
Leave a Comment