KELELAHAN TERBAYARKAN DENGAN INDAHNYA PULAU DEWATA BALI


KELELAHAN TERBAYARKAN DENGAN INDAHNYA PULAU DEWATA BALI



SEMARANG - Pagi yang cerah nan indah dengan jiwa yang seumringah karena sang mentari mulai tampak di atas cakrawala  memberikan semangat bagi mahasiawa PJKR dan PGPJSD 2015 untuk melaksanakan pembukaan sekaligus pelepasan  kuliah kerja lapangan dihalaman depan Lab. Olahraga Prof. Soegijono FIK UNNES, yang dihadiri oleh ketua jurusan, serta dosen-dosen pendamping kami, nantinya perjalanan akan ditempuh selama 5 hari kedepan, dengan prediksi 2 hari perjalanan ke bali dan 1 hari perjalanan pulang. Kegiatan kuliah kerja lapangan sendiri guna pendalaman materi kuliah serta menambah wawasan mahasiswa.
Dalam sepanjang perjalanan mahasiswa begitu menikmati alunan lagu-lagu dangdut dengan suara yang merdu juga disajikan pemandangan yang terlintas dalam perjalanan,namun hanya bisa dinikmati lewat kaca jendela bus. Bus yang digunakan ialah Bus Pariwisata Barito, Bus asal daerah Kabupaten Wonosobo, Wonosobo Negeri Diatas Awan, 6 Bus yang digunakan selama kegiatan perjalanan kuliah kerja lapangan.
Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) merupakan suatu program yang harus dilaksanakan dan diikuti oleh mahasiswa sebagai bagian tak terpisahkan dalam menempuh pendidikan S1,kegiatan wajib bagi mahasiswa jurusan PJKR dan PGPJSD FIK UNNES,setiap tahunnya selalu diadakan dari setiap angkatan. Pelaksanaan kegiatan KKL bertujuan untuk edukasi, sarana hiburan atau rekreasi, tema KKL tahun ini adalah “Kebersamaan melalui kegiatan Outbound“ terkandung maksud selama kegiatan KKL, mahasiwa sangat antusias dan senang dalam kunjungan kerja lapangan di Pulau Dewata Bali.                      
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa aktif semester 5 (lima), sebanyak kurang lebih 200 Mahasiswa-mahasiswi dan didampingi 12 dosen pendamping.berikut objek yang dikunjungi meliputi : Treetop Adventure Park Kebun Raya Eka Karya, Joger Luwus Bali, Tari Kecak Uluwatu, Cening Bagus,Pusat oleh-oleh  Krisna Bali,Pantai Pandawa,Pantai Jimbaran,Tanah Lot Bali.
 Dengan pelaksanaan KKL diharapkan mahasiswa PJKR dan PGPJSD dapat memperoleh pemahaman terkait aplikasi teori-teori tentang olahraga,misalkan tentang mata kuliah psikologi olahraga,sosiologi olahraga, pendidikan luar kelas. Fokus kegiatan KKL pendalaman objek kegiatan luar kelas atau out bound di Treetop Adventure Park Kebun Raya Eka Karya Bali, kegiatan akademik (terkait dengan materi perkuliahan),kegiatan sosial bersosialisasi (secara lebih luas dan intensif) dan kegiatan religi (ketika menjumpai keindahan alam bertambahlah kekaguman kepada Allah SWT,ketika bertambah ilmu maka bertambahlah rasa syukur kepada dzat yang menguasai segala ilmu).Tidak hanya sebatas intelektual, kegiatan KKL ini juga diharapkan mampu mengeratkan dan mengakrabkan antar mahasiswa PJKR dan PGPJSD baik yang sudah kenal ataupun belum kenal sebelumnya. “Ujar salah satu panitia M. Lutfi Syafii”                                                      
Dengan ditemani biro perjalanan Holiday Tour and Travel Semarang, di hari pertama rombongonan kami langsung menuju tempat wisata dan tempat outbond  tree top adventure park. Tree Top di Bali adalah Tree Top yang terbesar  di Indpnesia yang mempunyai 9 lintasan, di tempat wahana tersebut terdapat banyak wahanya yang tentunya menguji adrenaline bagi setiap mahasiswa akan tetapi disana juga terdapat wahana yang diperuntukan orang yang begitu takut dengan ketinggian, karena wahana disana terdapat berbagai level, ada level kuning (bagi pemula), merah tingkat sedang dan hitam atau biru (tingkat sulit).
 Bali tree top adventure park, terletak di Kebun Raya Eka Karya Bedugul Bali,di dataran tinggi Bedugul, merupakan wisata petualang yang sangat menyenangkan dan dilakukan di lingkungan alam terbuka yang masih asri, berada didaerah dataran tinggi menyuguhkan kesegaran udara alami serta menyuguhkan perjalanan indah untuk dipandang mata, Tree Top adalah wahana outbond yang memanfaatkan alam serta pohon yang dijadikan sarana dan penunjang untuk dijadikan sebagai lintasan flying fox serta beberapa objek permainan.
Bali treetop adventure park merupakan treetop dengan lintasan atau track terpanjang di Indonesia, saking terkenalnya wisatawan mancanegara banyak yang tertarik untuk mencoba adrenalin di lintasan treetop ini, apalagi mahasiswa olahraga yang pastinya ada mata kuliah Pendidikan Luar Kelas (PLK), dimana mata kuliah ini berisi tentang aktifitas luar kelas, seperti Outbound, repling, refting . Bali treetop adventure park sendiri dibuka pada pukul 09.30 sampai dengan 17.30 WITA.
Bali treetop adventure park sendiri adalah suatu wahana benear-benar menuntut skill atau keterampilan individu, karena ketika seseorang sudah berada di atas lintasan seorang instruktur hanya akan mengarahkan dari bawah tidak ikut serta membantu untuk menyelesaikan permainannya, oleh karena ketika seseorang salah sedikit saja dalam mengarungi lintasan akan berakibat fatal, namun pihak Tree Top sudah memberikan petunjuk di setiap jalur lintasan dan prosedur safety keamanan yang baik.
Sebelum para mahasiswa melakukan berbagai wahana di lintasan tree top, yang tentunya menantang adrenalin semua mahasiswa, mendapatkan arahan dan juga instruksi, supaya bisa paham bagaimana cara menggunakan semua peralatan sudah terpasang diseluruh tubuh, karena pada dasarnya permainan yang terdapat di Tree Top yang terlekat di Kebun Raya Eka Karya berbahaya ketika seseorang tidak mendengarkan instruksi dan arahan yang diberikan dari petugas.

Dikarenakan jumlah mahasiswa begitu banyak terdapat sekitar 200 mahasiswa ditambah dengan dosen pendamping sehingga dibagi menjadi 2 shif, ada rombongan mahasiswa yang melakukan duluan dan ada rombongan yang menunggu sambil melakukan out bound permainan. Sebelum melakukan permainan di lintasan tree top, para mahasiswa mendapat arahan untuk pemanasan terlebih dahulu, karena ini merupakan olahraga yang beresiko cidera, jika kita  tak melakukan pemanasan terlebih dahulu.
“Saya baru pertama kali dating kesini, dan juga menjadi wahana tree top pertama yang saya kunjungi, pada mulanya saya agak takut ketika akan mencoba salah satu wahana akan tetapi saya memberanikan diri untuk mencobanya, ternyata sangat seru dan sangat menyenangkan. Permainan yang ditawarkan juga banyak serta membuat detak jantung ini menjadi berdebar-debar rasanya seperti genderang mau perang, intinya permainan ini sangat seru dan bikin ketagihan” ujar Wisnu Prakoso, mahasiswa PGPJSD UNNES 2015 (9/5/2018).
Walaupun sudah mendapatkan instruksi dari petugas tree top, dalam hal ini instruktur, masih ada mahasiswa yang terluka ditangannya, karena salah saat memegang tali pada saat mencoba wahana track. Wahana track favorit bagi mahasiswa PJKR dan PGPJSD, terutama mahasiswa laki-laki, adalah wahana tingkat 9 atau level biru, karena di level track ini disediakan ayunan yang seakan-akan membuat tubuh terasa jatuh dari ketinggian dan ingin rasanya berteriak lantang.
“Saya sudah mencoba semua wahana dan lintasan di Bali tree top adventure park, walaupun mengantri lama, saya rela menunggu karean ini pertama kali saya disini dan saya tidak akan menyianyiakan kesempatan untuk mencoba seluurh wahana ini” Ujar Muhammad Nasrullah mahasiwa PGPJSD UNNES 2015 (9/5/2018).

Begitu banyak mahasiswa yang ketakukan dan memilih wahana yang tidak terlalu sulit, disana mahasiswa diberi durasi waktu 1 jam. “Dengan durasi waktu 1 jam bagi saya kurang karena masih banyak wahana yang belum saya coba” Ujar Hamzah Dwi mahasiswa PGPJSD UNNES 2015 (9/5/2018).
Hari kedua mahasiswa KKL UNNES langsung menuju ke salah satu pantai yang terkenal di daerah Bali, yang tidak asing ditelinga kita, yaitu pantai Pandawa, disana mahasiwa disuguhkan pemandangan yang begitu indah dengan laut yang biru dan deraian ombak yang tenang, jalan menuju Pantai Pandawa dulunya sangat sulit untuk diakses karena jalan yang masih banyak batu kars atau batu kapur yang begitu besar, setelah itu batu kars dibuat jalan, guna menuju akses jalan pantai pandawa.
Selain wisata alam yang berupa pantai di Pandawa beach, disuguhkan juga wahana seperti kano, banyak wisatawan yang menyewa kano untuk refelsing dan juga olahraga.”Dipantai Pandawa bagi saya sangat menyenangkan dan begitu berkesan karena saying disuguhkan dengan pemandangan yang memukau mata, tetapi estimasi waktunya kurang banyak itu yang terjadi pada saat saya sedang foto-foto bareng teman-teman tau-tau waktunya sudah habis jadi sedih” ujar Rosi Sakti mahasiswa PGPJSD UNNES 2015 (9/5/2018).
Banyak mahasiswa KKL PJKR dan PGPJSD 2015 yang bersantai ria  menikmati suasana pantai yang indah, semilir angin  yg sepoi-sepoi juga pemandangan pantai yang memukai membuat kami benar-benar rilek. “Menurut saya menyenangkan dan asyik akan tetapi alokasi waktunya kurang disana, saya juga menyewa  prau kano dengan biaya 150 ribu, ya intinya seru, tapi waktunya kurang” ujar Rilo Setyo Mahasiswa PGPJSD UNNES 2015 (9/5/2018).

Usai berwisata dari Pandawa beach, selanjutnya rombongan KKL mahasiswa PJKR dan PGPJSD UNNES 2015 melanjuttkan perjalanan ke daerah Jimbarab Bali, tujuan wisata ke pantai Jimbaran untuk menyantap makan malam dan mengikuti acara Makrab jurusan. Senja di sore itu tampak indah sekali, karena dengan cuaca yang cerah mentari begitu elok menyuguhkan pemandangan indah bagi peserta KKL, alunan musik merdu yang dipentaskan ketika itu menambah suasana makin romantis, kami berfoto ria, saling menatap ke lensa kamera guna mengabadikan momen, deburan ombak di pantai Jimbaran beach yang menggeru, ,membuat suasana makin mesra dengan teman-teman.
Setelah senja tak menampakkan dirinya, mentari sore sudah tenggelam dan suasana gelap malam mulai tiba, para mahasiswa  PJKR dan PGPJSD 2015 mementaskan seni dipanggung, masing-masing rombel ada yang tampil maju kedepan buat mengisi pentas seni.”sat maju untuk pensi menyanyi dan berjoged riya di atas panggung, dengan diiringi musik orgen tunggal oleh panitia, antuiasme para mahasiswa begitu hebat, tidak ada yang jaim semua tampak kompak buat mengikuti makrab, saya sendiri maju kedepan buat menyanyi dan berjoged ria” ujar Muhammad Nasrullah mahasiswa PGPJSD 2015 (9/5/2015).

Dengan alokasi waktu yang begitu singkat mahasiswa masih mengeluhkan estimasi waktu yang sudah ditentukan oleh panitia KKL. “Ya menurut saya alokasi waktu segitu sudah cukupkah untuk bersenang-senang mengingat masih ada tempat yang akan kami kunjungi dan waktu berlibur hanya 5 hari, kalau estimasi waktunya ditambah nanti tempat –tempat yang sudah di list oleh panitia penyelenggara gagal dikunjungi” Ujar M. Lutfi Syafii selaku ketua panitia KKL PJKR dan PGPJSD (ABS 065)













Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.