Kegiatan TONNIS di Tutup dengan Materi Kepemimpinan
Semarang- Karisma FIK Unnes menyelenggarakan kegiatan
Tonnis dengan tema Meningkatkan Kualitas Diri Demi Mengembangkan Lembaga Dakwah
yang Kreatif dan Progresif yang dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu, 28-29 April
2018 di Gedung f2 116 yang bertempat di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas
Negeri Semarang.
Mahasiswa Fakultas Ilmu
Keolahragaan pasti tidak asing lagi dengan kata Tonnis tetapi ini berbeda
dengan olahraga yang sering dimainkan di kampus Unnes ini. Tonnis adalah
Training Oraganisasi dan Manajemen Islam , merupakan sebuah pelatihan untuk
lembaga dakwah di kampus demi menunjang kapasitas ilmu mahasiswa dalam
berdakwah terutama di FIK. Kegiatan ini meliputi berbagai materi
yang dijelaskan diantaranya ; Amal Jama’i,Ghuzul Fikri, Problematika Dakwah dan
Kepemimpinan. Materi tersebut yang diberikan oleh pemateri kepada para peserta
saat kegiatan Tonnis ini berlangsung.
Materi terakhir di hari kedua tentang
Kepemimpinan diberikan kepada peserta tetapi, saat itu peserta mulai mengantuk
karena banyaknya materi yang sudah diberikan. Sebelum materi diberikan MC
memberikan Ice Breaking dan itu membuat para peserta mulai bersemangat lagi
menyambut pemateri terakhir.
Moderator acara membacakan CV pemateri Kepemimpinan, akhirnya materi yang terakhir tentang Kepemimpinan yang diisi oleh Muhammad Azizul Hakim. Muhammad Aziz langsung menjelaskan bahwa seseorang yang hidup di muka bumi ini sudah menjadi pemimpin/khalifah sejak lahir.
Moderator acara membacakan CV pemateri Kepemimpinan, akhirnya materi yang terakhir tentang Kepemimpinan yang diisi oleh Muhammad Azizul Hakim. Muhammad Aziz langsung menjelaskan bahwa seseorang yang hidup di muka bumi ini sudah menjadi pemimpin/khalifah sejak lahir.
Apa sih itu dakwah? Dalam Q.S.
An-Nahl:125 yang artinya “Serulah (manusia) menuju jalan tuhanmu dengan hikmah
dan pengajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik”. Dakwah
adalah sebuah ajakan kepada seseorang untuk beriman kepada Allah SWT. Sedangkan
Islam itu apa? Islam merupakan sebuah ajaran yang dibawakan oleh Rasullullah
atas perintah Allah.Swt.
Kepemimpinan dan Dakwah itu saling
berhubungan karena dalam dakwah harus ada sosok pemimpin yang mampu memandu
rekan-rekannya untuk mengarahkan teman-temannya. Peserta pada saat itu mulai
paham tentang bagaimana menjadi sosok teladan yang baik untuk menjadi pemimpin.
Pemateri menjelaskan lagi bahwa pemimpin
itu sosok yang berani menanggung penderitaan dan menahan rasa sakit. Pemimpin
harus menjadi yang terdepan dalam menaggung berbagai hal dan lewat ini pemimpin bisa memberikan
contoh yang baik bagi rekan-rekannya untuk mengembangkan organisasinya kearah
yang baik karena dalam dakwah dilakukan
secara ikhlas.
Peserta bertanya kepada Muhammad Aziz
“Kalau ada yang Pacaran dalam organisani islam bagaimana?”. Muhammad Aziz
langsung menjawab.“Kenapa harus pacaran? Masih mikir? Pacaran syar’i? Apakah
Islam mengajarkan pacaran? Pacaran itu tidak ada kemaslahataanya (kebaikan),
kemudhorotan (keburukan) ya iya! Udah dinasehatin dan suruh putusin aja!!!”
tegas Muhammad Aziz.
“Bicara tentang kepemimpinan pasti kita
tahu bahwa pemimpin yang harusnya menjadi suri tauladan adalah baginda
Muhammad.Saw tetapi apakah orangtua sekarang megajarkan kepada anaknya tentang
seseorang yang menjadi tauladan?”.Ujar Muhammad Aziz
Akhirnya setelah memberikan materi
tentang Kepemimpinan , Muhammad Aziz menerima kenang-kenangan dari panitia.
Banyak peserta yang terlihat sangat senang setelah menerima materi yang terakhir dan setelah itu mereka
ditanya oleh panitia “Apakah disini ada yang bisa menjelaskan materi yang
terakhir ini”Tedisyah langsung maju kedepan dan menjawab. “Tadi yang
disampaikan oleh Mas Hakim sudah sangat jelas. Mas Hakim sudah memberikan
materi yang baik dalam penekanannya sebagai pemimpin dan contoh kongkretnya
sebagai pemimpin yaitu kita hidup di dunia ini sudah sebagai pemimpin”. Jawaban
ini membuat panitia senang karena sudah ada jiwa-jiwa pemimpin dalam diri
peserta.
Setelah materi kepemimpinan berlangsung
peserta belum boleh meninggalkan ruangan. Peserta langsung diberikan soal post
test oleh panitia untuk mengetahui apakah ilmu yang diberikan oleh pemateri
dapat ditangkap dengan baik oleh peserta. Peserta mulai mengerjakan dengan
serius. Peserta mengumpulkan hasil pekerjaannya ke panitia sambil menunggu
hasil dari post test yang dikerjakan selama peserta menerima beberapa materi
dari Amal Jama’i,Syumulyatul Islam,Problematika Dakwah dan yang terakhir adalah
Kepemimpinan.
Hasilnya langsung dibacakan oleh
Ketua Karisma FIK Muhammad Fizar Pratama
dan akhirnya semua peserta dinyatakan lulus semua. 16 peserta sangat senang
atas hasil yang dibacakan oleh Muhammad Fizar. Peserta mengumandang asma
Allah.Swt secara bersama-sama dengan bacaan “Takbir . . . Allahhuakbar”
Sebelem
kegiatan ditutup Muhammad Fizar berpesan“Semoga teman-teman peserta bisa
mengambil ilmunya dan menerapkan kedalam kehidupan dakwah dikampus ini atas
ilmu yang didapatkan”. Kegiatanpun akhirnya ditutup oleh MC dengan doa penutup
kegiatan Tonnis.(RS053)

Leave a Comment